Rangkuman Sistem Komputer

Selasa, 25 Oktober 2016



RANGKUMAN SISTEM KOMPUTER 

 Sistem Komputer terdiri dari : 
1.Hardware (perangkat keras)
2.Software (perangkat lunak)
3.Brainware (manusia)
   Sistem Bilanngan 

Sistem Bilangan di bagi menjadi 4 yaitu :
1. Bilangan Desimal 
Bilangan Desimal adalah sistem bilangan berbasis 10 angka, dari angka 0-9 
2. Bilangan Biner 
Bilangan Biner adalah Sistem bilangan berbasis 2 angka, yaitu 0 dan 1
3. Bilangan Oktal 
Bilangan oktal adalah sistem bilangan yang berbasis 8 angka, dari angka 0-7
4. Bilangan Hexadesimal 
Bilangan hexadesimal adalah sistem bilangan berbasis 16 angka , yang terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,a,b,c,d,e,dan f.
      Untuk membedakan bilangan pada sistem bilangan yang berbeda umumnya digunakan notasi subscrip.
·        Konversi Antar Bilangan 
1. Konversi Desimal ke Biner 
contoh : 10(10) = 0101(2)
2. Konversi Biner ke Oktal  
       Proses konveri dari bilangan biner ke oktal adalah dengan cara mengklompokan 3 bit dari bilangan biner .Selanjutnya,lihat pada table konversi antar basis bilangan berikut ini :

Biner
Oktal
Desimal
Hexadesimal
0000
0
0
0
0001
1
1
1
0010
2
2
2
0011
3
3
3
0100
4
4
4
0101
5
5
5
0110
6
6
6
0111
7
7
7
1000
10
8
8
1001
11
9
9
1010
12
10
A
1011
13
11
B
1100
14
12
C
1101
15
13
D
1110
16
14
E
1111
17
15
F

contoh : 1010(2) = 12(8)
kelompokan 3 digit terbelakang = 010(2) = 2(8)
sisanya 1(2) =1(8)
hasil akhirnya adalah 12(8)
3. Konversi Biner ke Desimal 
contoh : 10110(2)= 22(10)
4. Konversi octal ke Biner
          Untuk melakukan konversi dari octal ke biner ambil masing-masing digit pada bilangan octal kemudian konversikan dengan 3 digit bilangan biner
Contoh: 523(8)  =101010011(2)
5.Konversi Hexadesimal ke Biner
          Untuk melakukan konversi dari hexadecimal ke biner ambil masing-masing digit pada bilangan hexadecimal kemudian konversikan dengan digit bilangan biner.
Contoh :2A(16)=101010(2)
                     A(16)=1010(2)
                     2(16)=0010(2)
Catatan :Jika menemui angka kosong pada posisi depan maka tidak perlu di tulis.
6.Konversi Desimal ke Oktal
Contoh :25(10)=31(8)
                      25:8=3 sisa 1
              3:8=0 sisa 3
7.Konversi Desimal ke Hexadesimal
Contoh :75(10)=4B(16)
                     75:16=4 sisa 11
             11=B
8.Konversi Hexadesimal ke Desimal
Contoh :4B(16)=75(10)
Bilangan Biner Pecahan
          Dalam system bilangan desimal,bilangan pecahan disajikan dengan menggunakan titik desimal.Digit-digit yang berada di sebelah kiri titik desimal mempunyai nilai eksponen yang semakin besar,dan digit-digit yang berada disebelah kanan titik desimal mempunyai nilai eksponen yang semakin kecil.
0,1(10)=10-1=1/10
0,01(10)=10-2=1/100
0,2=2x0,1=2x10-2,dan seterusnya..
·        Byte,Bit dan Kata
Suatu bilangan terdiri atas beberapa angka 0 dan 1.masing-masing angka itu dinamakan byte sekumpulan byte membentuk binary vactor.Binary vactor adalah misalkan diketahui sebuah bilangan biner 10011101(2) .Bilangan biner ini jika dituliskan dalam bentuk binary vactor menjadi seperti berikut :
X0=1           X2=1           X4=1           X6=0
X1=0           X3=1           X5=0           X7=1
    Penomeran binary vector dimulai dari urutan bilangan biner paling kanan ke kiri.Dari binary vector ini,sekelompok 8 bit adalah byte dan Octet adapun vector dari 4 byte dinamakan dengan nibble.Vector dari sekelompok byte dengan ukuran aslinya disebut word anda pasti sering mendengar klasifikasi prosesor computer 16 byte atau 32 byte bilangan 16 dan 32 tersebut menunjukan panjang dari satu word (kata).Komputer dengan spesifikasi 16 byte memiliki panjang kata sebesar 16 byte yang terdiri atas 2 byte (8 bit) sedangkan panjang kata sebesar 32 bit artinya terdiri atas 4 byte (8 bit).
·        Operasi Bilangan Biner
a.Operasi Penjumlahan Bilangan Biner
        1. Kondisi Dasar Penjumlahan 2 Bit Biner
Penjumlahan 2 buah bilangan biner sama dengan penjumlahan bilangan desimal,2 bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit-digit yang mempunyai signifikasi di tempatkan pada kolom yang sama.Berikut ini adalah aturan dasar untuk penjumlahan padasistem bilangan biner.
0+0=0
0+1=1
1+0=1
1+1=0 simpan 1
2. Pengurangan biner
     Aturan umum untuk pengurangan biner adalah sebagai berikut
0-0=0
1-0=1
1-1=0
0-1= pinjam 1



0 komentar:

Posting Komentar