RANGKUMAN
SISTEM KOMPUTER
Sistem
Komputer terdiri dari :
1.Hardware
(perangkat keras)
2.Software
(perangkat lunak)
3.Brainware
(manusia)
Sistem
Bilanngan
Sistem
Bilangan di bagi menjadi 4 yaitu :
1.
Bilangan Desimal
Bilangan Desimal adalah sistem bilangan berbasis 10 angka,
dari angka 0-9
2.
Bilangan Biner
Bilangan Biner adalah Sistem bilangan berbasis 2 angka,
yaitu 0 dan 1
3.
Bilangan Oktal
Bilangan oktal adalah sistem bilangan yang berbasis 8 angka,
dari angka 0-7
4.
Bilangan Hexadesimal
Bilangan hexadesimal adalah sistem bilangan berbasis 16
angka , yang terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,a,b,c,d,e,dan f.
Untuk membedakan bilangan pada sistem bilangan yang berbeda
umumnya digunakan notasi subscrip.
·
Konversi
Antar Bilangan
1.
Konversi Desimal ke Biner
contoh
: 10(10) = 0101(2)
2.
Konversi Biner ke Oktal
Proses konveri dari bilangan biner ke oktal adalah dengan cara mengklompokan 3
bit dari bilangan biner .Selanjutnya,lihat pada table konversi antar basis
bilangan berikut ini :
|
Biner
|
Oktal
|
Desimal
|
Hexadesimal
|
|
0000
|
0
|
0
|
0
|
|
0001
|
1
|
1
|
1
|
|
0010
|
2
|
2
|
2
|
|
0011
|
3
|
3
|
3
|
|
0100
|
4
|
4
|
4
|
|
0101
|
5
|
5
|
5
|
|
0110
|
6
|
6
|
6
|
|
0111
|
7
|
7
|
7
|
|
1000
|
10
|
8
|
8
|
|
1001
|
11
|
9
|
9
|
|
1010
|
12
|
10
|
A
|
|
1011
|
13
|
11
|
B
|
|
1100
|
14
|
12
|
C
|
|
1101
|
15
|
13
|
D
|
|
1110
|
16
|
14
|
E
|
|
1111
|
17
|
15
|
F
|
contoh
: 1010(2) = 12(8)
kelompokan
3 digit terbelakang = 010(2) = 2(8)
sisanya
1(2) =1(8)
hasil
akhirnya adalah 12(8)
3.
Konversi Biner ke Desimal
contoh
: 10110(2)= 22(10)
4.
Konversi octal ke Biner
Untuk melakukan konversi dari octal ke
biner ambil masing-masing digit pada bilangan octal kemudian konversikan dengan
3 digit bilangan biner
Contoh:
523(8) =101010011(2)
5.Konversi
Hexadesimal ke Biner
Untuk melakukan konversi dari
hexadecimal ke biner ambil masing-masing digit pada bilangan hexadecimal
kemudian konversikan dengan digit bilangan biner.
Contoh
:2A(16)=101010(2)
A(16)=1010(2)
2(16)=0010(2)
Catatan
:Jika menemui angka kosong pada posisi depan maka tidak perlu di tulis.
6.Konversi
Desimal ke Oktal
Contoh
:25(10)=31(8)
25:8=3
sisa 1
3:8=0 sisa 3
7.Konversi
Desimal ke Hexadesimal
Contoh
:75(10)=4B(16)
75:16=4
sisa 11
11=B
8.Konversi
Hexadesimal ke Desimal
Contoh
:4B(16)=75(10)
Bilangan Biner Pecahan
Dalam system bilangan desimal,bilangan pecahan disajikan
dengan menggunakan titik desimal.Digit-digit yang berada di sebelah kiri titik
desimal mempunyai nilai eksponen yang semakin besar,dan digit-digit yang berada
disebelah kanan titik desimal mempunyai nilai eksponen yang semakin kecil.
0,1(10)=10-1=1/10
0,01(10)=10-2=1/100
0,2=2x0,1=2x10-2,dan
seterusnya..
·
Byte,Bit dan Kata
Suatu bilangan terdiri atas beberapa
angka 0 dan 1.masing-masing angka itu dinamakan byte sekumpulan byte membentuk
binary vactor.Binary vactor adalah misalkan diketahui sebuah bilangan biner
10011101(2) .Bilangan biner ini jika dituliskan dalam bentuk binary
vactor menjadi seperti berikut :
X0=1 X2=1 X4=1 X6=0
X1=0 X3=1 X5=0 X7=1
Penomeran binary vector dimulai dari urutan
bilangan biner paling kanan ke kiri.Dari binary vector ini,sekelompok 8 bit
adalah byte dan Octet adapun vector dari 4 byte dinamakan dengan nibble.Vector
dari sekelompok byte dengan ukuran aslinya disebut word anda pasti sering
mendengar klasifikasi prosesor computer 16 byte atau 32 byte bilangan 16 dan 32
tersebut menunjukan panjang dari satu word (kata).Komputer dengan spesifikasi
16 byte memiliki panjang kata sebesar 16 byte yang terdiri atas 2 byte (8 bit)
sedangkan panjang kata sebesar 32 bit artinya terdiri atas 4 byte (8 bit).
·
Operasi Bilangan Biner
a.Operasi
Penjumlahan Bilangan Biner
1. Kondisi Dasar Penjumlahan 2 Bit
Biner
Penjumlahan 2 buah bilangan biner sama dengan penjumlahan
bilangan desimal,2 bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan
digit-digit yang mempunyai signifikasi di tempatkan pada kolom yang
sama.Berikut ini adalah aturan dasar untuk penjumlahan padasistem bilangan
biner.
0+0=0
0+1=1
1+0=1
1+1=0 simpan 1
2. Pengurangan biner
Aturan umum untuk
pengurangan biner adalah sebagai berikut
0-0=0
1-0=1
1-1=0
0-1= pinjam 1
0 komentar:
Posting Komentar